Seri Keterampilan Pengasuhan

Keterampilan CAN DO

  1. perhatikan apa yang Anda tidak ingin anak Anda melakukannya
  2. pikirkan sesuatu yang anak Anda dapat melakukannya (alternatif)
  3. katakan pada anak Anda apa yang dapat dia lakukan
  4. bantulah anak Anda jika diperlukan

a. Gagasan Kunci

CAN DO mengajarkan para orangtua bagaimana mengarahkan ulang perilaku anak-anak mereka. Melalui pesan-pesan positif dan bersahabat seperti, “Cobalah ”, “Lakukan ”, “Kamu punya”, “Kemari”, para orangtua mengajari anak-anak untuk bertindak dalam cara-cara yang tepat. Mengubah dari “Jangan letakan pakaianmu di lantai” menjadi “ Ambil pakaianmu dan letakan di keranjang” memberi anak-anak informasi perilaku apa yang diharapkan untuk mereka lakukan. Anak-anak yang masih kecil akan menanggapi hal tersebut secara sama namun akan lebih baik jika orangtua sedikit arahan dengan memberi alternatif perilaku yang lebih pantas. Dengan bertambah tua usia anak, mereka melanjutkan untuk mengapresiasi apa yang dapat mereka lakukan daripada mengatakan apa yang tidak dapat mereka lakukan.

CAN DO membantu para orangtua menentukan batasan-batasan untuk perilaku anak-anak dalam cara-cara yang pantas dan konstruktif (membangun). Pemakaian kata-kata negatif yang berlebihan mengurangi efektivitas pengaruh-pengaruh orangtua terhadap anak-anaknya. “Tidak”, “Jangan”, “Hentikan”, dan “Keluar” ketika digunakan terlalu sering, ketika Anda tidak sabar atau terganggu, atau ketika anak Anda bertindak nakal, segera akan kehilangan pengaruhnya. Kata-kata yang kuat seperti ini seringkali hanya efektif untuk situasi-situasi emergensi. Temukan cara-cara untuk mengubah, “Tidak, Jangan” menjadi, “Ya, kamu dapat melakukannya”.

CAN DO memungkinkan anak-anak menjadi kreatif dan rasa ingin tahu tanpa batasan-batasan keamanan dan penghargaan yang berlebihan dari orang lain. Ini juga banyak membantu untuk menciptakan sebuah lingkungan keluarga yang lebih positif dan suportif. Anak-anak mampu untuk bekerjasama ketika mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka. Mengatakan kepada anak-anak apa yang dapat mereka lakukan daripada apa yang tidak dapat mereka lakukan mengajarkan kepada mereka alternatif cara-cara berperilaku—tahapan pertama dalam menciptakan problem solving (penyelesaian masalah). Mengatakan sesuatu sekali mungkin tidak menjamin terpenuhi. Para orangtua membutuhkan banyak kesabaran dan harus siap untuk membantu anak-anak melewatinya sementara mereka tumbuh dan belajar menjalani rutinitas baru.

b. Tahapan-tahapan Keterampilan CAN DO

1. Perhatikan apa yang Anda tidak ingin anak Anda melakukannya

Ketika Anda memperhatikan anak Anda sedang mengerjakan sesuatu yang mengganggu atau menjengkelkan atau bahkan menyakiti sesuatu atau seseorang, pikirkan beberapa menit sebelum bereaksi. Putuskan perilaku apa dari anak yang ingin Anda ubah. Tentu saja, ketika seorang anak berada dalam keadaan membahayakan, orang dewasa harus segera mengambil tindakan dengan cepat.

2. Pikirkan sesuatu yang anak Anda dapat melakukannya (alternatif)

Tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat anak Anda lakukan atau anak Anda miliki yang Anda setujui. Pikirkan hal-hal yang lebih aman atau lebih pantas daripada memikirkan kegiatan-kegiatan yang Anda ingin menghentikannya. Jika anak Anda sedang melempar sesuatu atau melompat di atas tempat tidur, adakah tempat lain di mana kegiatan-kegiatan tersebut tidak akan mengganggu Anda? Melemparkan sesuatu di dalam ruangan meningkatkan kemungkinan orang-orang terluka atau benda-benda menjadi pecah. Melompat di atas tempat tidur mengecewakan sejumlah orangtua dan dapat membahayakan jika anak terjatuh. Anak-anak dapat bermain secara aktif di luar ruangan dalam lingkungan yang aman.

Memilih kegiatan-kegiatan alternatif yang mensyaratkan perubahan minimal merupakan teknik yang kebanyakan berhasil. Anak-anak membutuhkan penyaluran emosi dan energi. Para orangtua dapat membantu anak-anak belajar bagaimana mengelola kebutuhan tersebut dalam cara-cara yang efektif dan pantas. Mengubah secara drastis dari melompat menjadi mewarnai merupakan sebuah lompatan sangat besar yang bagi sebagian besar anak akan menolaknya.

Jika sebuah situasi menyebabkan frustasi dan seringkali terjadi dalam keluarga Anda, mintalah pendapat pada teman yang mungkin Anda dapat mencobanya seperti CAN DO bersama anak Anda.

3. katakan pada anak Anda apa yang dapat dia lakukan

Menggunakan suara yang bersahabat dan lembut, katakan kepada anak Anda apa yang Anda ingin dia melakukannya. Sebuah pernyataan yang diakhiri dengan “Oke?” atau sebuah pertanyaan seperti “Maukah kamu mewarnai daripada melompat-lompat di atas tempat tidur?” tidak memberikan anak pilihan dan menciptakan kebingungan. Pernyataan-pernyataan seperti “ Melompat di atas tempat tidur tidak aman. Kamu perlu bermain di halaman,” yang diucapkan dalam cara-cara yang mantap dan menghargai akan lebih efektif.

Sejumlah anak-anak akan bekerjasama dengan mudah, akan tetapi jika anak Anda membutuhkan waktu lama untuk membuat penyesuaian, bicaralah pelan-pelan, lakukan kontak mata untuk mendapatkan perhatian anak Anda. Jelas, lembut, dan tenang.

4. Bantulah anak Anda jika diperlukan

Menindaklanjuti merupakan kunci sukses keterampilan ini. Anak-anak Anda akan bekerjasama ketika mereka melihat Anda cukup perhatian untuk membantu mereka. Ini mungkin diperlukan untuk menunjukkan kepada anak Anda apa yang Anda harapkan dan untuk memberi mereka semangat, pelatihan, atau dukungan lainnya. Kadang-kadang anak-anak menghargai keterlibatan Anda. Meskipun hal tersebut tidak mudah atau membutuhkan usaha tambahan, waktu yang Anda gunakan sekarang akan membantu anak Anda menjadi lebih mandiri di masa mendatang.

c. Dampak

· anak-anak memiliki kemampuan untuk mengubah perilaku-perilaku yang tidak dapat diterima menjadi perilaku-perilaku yang dapat diterima.

· orangtua memperoleh sebuah teknik menentukan batasan yang konstruktif yang mengakui kebutuhan-kebutuhan anak mereka untuk kreatif dan mengeksplorasi dunia mereka

d. Ringkasan

CAN DO merupakan sebuah keterampilan yang Anda gunakan ketika anak-anak Anda melakukan sesuatu yang Anda tidak ingin mereka melakukannya.

Published in:Parenting |on September 3rd, 2008 |No Comments »

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*