Keterampilan Pengasuhan

Keterampilan Pengasuhan

by

Irwan Nuryana Kurniawan

Berbagai hasil penelitian menyimpulkan bahwa salah satu penyebab utama mengapa para orangtua, guru, dan orang dewasa lainya mudah mengalami stress ketika melakukan sesuatu yang berhubungan dengan anak-anak, menanggapi dan memperlakukan anak-anak secara tidak tepat adalah kurangnya pengetahuan mereka tentang perkembangan anak dan kurangnya keterampilan-keterampilan pengasuhan. Terbatasnya pengetahuan-pengetahuan yang relevan tentang perkembangan anak mengakibatkan mereka memiliki dan mengembangkan harapan-harapan yang tidak realistik terhadap anak-anak/murid-murid dan ini selanjutnya menjadikan mereka rentan mengalami permasalahan (kecewa, tertekan, kebingungan, dll) terkait dengan anak-anak. Ketika pilihan-pilihan yang mereka milik terbatas dan keterampilan-keterampilan pengasuhan yang mereka miliki sangat minim, sangat dapat dipahami mengapa mereka dengan gampang melakukan perlakuan yang tidak tepat terhadap permasalahan yang muncul terkait anak-anak/murid-murid.

Mengingat pentingya pengetahuan tentang perkembangan anak dan keterampilan-keterampilan pengasuhan, maka penulis mencoba mengekplorasi lebih jauh tentang keterampilan-keterampilan pengasuhan yang perlu kita miliki sebagai orangtua, guru maupun orang dewasa yang kerap berinteraksi dan berhubungan dengan anak-anak.

Hal yang perlu kita sadari adalah bahwa kita sebagai orangtua/guru/orang dewasa dan anak-anak berada dalam team yang sama dan bahwa sebuah hubungan kooperatif (kerjasama) dan penuh perhatian merupakan dasar dari sebuah keluarga yang kokoh, dan merupakan cara terbaik bagi para orangtua untuk mengarahkan perilaku anak-anak mereka. Menyediakan anak-anak ekspektasi-ekspektasi (harapan-harapan) yang jelas dan batasan-batasan yang masuk akal memberi mereka rasa aman yang memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang dalam cara-cara yang sehat. Pengasuhan merupakan sebuah proses. Orangtua berubah dan tumbuh untuk memenuhi kebutuhan anak-anak mereka. Adalah penting untuk diingat bahwa perubahan bersifat gradual. Bagi para orangtua mempelajari cara-cara baru yang bisa jadi menakutkan, sulit, dan bahkan membingungkan. Para orangtua mempengaruhi perilaku anak-anak mereka dan anak-anak mempengaruhi perilaku orangtua. Tulisan ini mudah-mudahan dapat membantu para orangtua/guru/orang dewasa lainnya dalam mengubah perilaku anak-anak mereka dengan cara bagaimana mengubah perilaku mereka sendiri.

John Bailey, Susan Perkins, dan Sandra Wilkins dalam publikasi mereka yang berjudul PARENTING SKILLS W O R K S H O P S E R I E S: A Manual for Parent Educators (Media Services, Cornell University, 1995) menyatakan keterampilan-keterampilan pengasuhan dasar yang perlu ditumbuhkembangkan oleh para orangtua adalah sebagai berikut. Pertama, keterampilan ENCOURAGEMENT, yaitu mengembangkan harga diri anak dan membangun kepercayaan di antara orangtua dan anak-anak. ENCOURAGEMENT menekankan pentingnya kita mengatakan sesuatu yang positif kepada anak-anak ketika kita melihat anak-anak sedang melakukan sesuatu yang disukai. Dua keterampilan berikutnya, CAN DO dan CHOICES, merupakan keterampilan bimbingan yang dapat dipelajari menggunakan 4 tahapan yang jelas. Keterampilan CAN DO mengajarkan para orangtua untuk mengajari anak-anak mengembangkan perilaku-perilaku yang dapat diterima. Keterampilan CHOICES mendorong para orangtua dan anak bekerja sama untuk menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Keterampilan SELF CONTROL merupakan sebuah keterampilan manajemen amarah untuk orang dewasa, dan keterampilan RESPECTING FEELINGS merupakan sebuah keterampilan membangun empati.

Published in:Parenting |on September 3rd, 2008 |1 Comment »

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Keterampilan Pengasuhan”

  1. peter Says:

    ....

    áëàãîäàðåí!!...

Leave a Reply

*